Mengapa Rasa Air Putih Tiap Rumah Berbeda?

Mengapa Rasa Air Putih Tiap Rumah Berbeda?
Berapa banyak air putih yang kalian minum dalam sehari? Minum air putih setiap hari merupakan hal yang wajib dilakukan manusia. Meminum air putih setiap hari memiliki banyak manfaat untuk tubuh, di antaranya adalah menjaga kesehatan kulit dan melancarkan sistem pencernaan. Tubuh yang kurang minum air putih dapat mengalami dehidrasi dan dapat menyebabkan kematian (gw jadi ngeri astaghfirullah). Tapi pernahkah kalian merasa bahwa air minum di rumah kalian mempunyai rasa yang berbeda dengan air minum tetangga kalian?
Ada banyak penyebab utama terjadinya perbedaan rasa pada air putih yang kita minum, di antaranya sebagai berikut:
1. Sumber Air
Sumber air merupakan alasan mengapa air putih dapat berbeda rasa, yaitu dari mana asal air putih yang kita minum diperoleh. Misalnya, di rumah kita menggunakan air keran yang berasal dari perusahaan air minum yang mengalir melalui pipa, pasti akan berbeda rasanya dengan air putih di rumah tetangga kita yang menggunakan air sumur sebagai sumber air untuk dikonsumsi. Air yang bersumber dari perusahaan pengelola air minum akan mengalami perlakuan tertentu dalam pengolahan dan pendistribusiannya ke tiap rumah, belum lagi harus melewati pipa-pipa yang mungkin saja telah mengalami perubahan kimia, misalnya saja korosi (karat), di mana keadaan-keadaan tersebut akan memengaruhi rasa air putih. Sementara air yang bersumber dari sumur, rasanya bisa dipengaruhi oleh jenis tanah, serta bahan organik di dalam tanah.
2. Kandungan Mineral
Kandungan mineral pada air dapat memengaruhi rasa pada air putih. Misalnya, kandungan mineral dari air di daerah pegunungan akan sangat berbeda dengan kandungan mineral dari air di dataran rendah.
3. Cara Pengolahan Air
Cara pengolahan air putih hingga layak diminum menjadi hal yang dapat memengaruhi rasa dari air. Misalnya, penggunaan wadah tertentu saat menyimpan dan memasak air putih yang telah terkontaminasi oleh gas dan senyawa-senyawa organik tertentu.
Perbedaan rasa pada air minum perlu menjadi perhatian, karena syarat air putih yang layak diminum berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan No.492 tahun 2010, dimana salah satunya menyebutkan air yang layak diminum adalah air yang tidak berbau dan berasa.
Yang terpenting adalah selalu minum air putih minimal 8 gelas sehari untuk mencegah terjadinya dehidrasi pada tubuh.