Alasan Logo Brand di Bagian Kiri

Alasan Logo Brand di Bagian Kiri
Pernahkah kamu memperhatikan logo brand yang ada di T-shirt atau polo shirt yang dipakai? Jika benar-benar diperhatikan, kamu akan sadar, kalau logo brand pada pakaian selalu berada di sebelah kiri pemakainya. Meski berasal dari berbagai merk berbeda tetapi ada satu kesamaan dari brand tersebut, logo yang selalu berada di sisi kiri baju.
Penempatan logo brand yang besarnya tak seberapa ini mungkin terkesan sepele. Tapi ternyata ada alasan yang cukup strategis di balik penempatan logo di sisi kiri baju.
Selain itu penempatan logo ini juga mengikuti refleks sebagian besar orang. Mengutip Brightside, ketika seseorang mengunjungi situs web, mereka akan sering melihat ke sisi kiri situs web, dibandingkan kanan. Hal ini juga terjadi pada pakaian atau desain-desain lainnya. Alasannya karena visibilitas.
Logo yang berada di kiri lebih mudah dilihat orang lain, misalnya ketika sedang berpapasan atau berjabat tangan dengan seseorang.
Alasan selanjutnya adalah karena kebiasaan membaca. Sebagian besar orang membaca dan menulis dimulai dari sisi kiri ke kanan (kecuali untuk bahasa Arab, Ibrani, Persia dibaca dan ditulis dari kanan ke kiri).
Urusan 'sejarah' dan juga tradisi juga jadi pertimbangan. Meletakkan logo di sebelah kiri juga sudah jadi kebiasaan sejak dulu. Akibatnya cara ini sudah umum dikenal dan dipakai banyak orang.
Logo adalah komponen kunci untuk branding, dan mereka adalah bagian dari apa yang membuat suatu merek mudah diingat (atau sesuatu yang disebut sebagai penarikan merek). Menurut sebuah studi, oleh Nielsen Norman Group, disimpulkan bahwa pengguna lebih mengingat merek ketika logo ditempatkan di sebelah kiri daripada di sebelah kanan, juga ditemukan bahwa terdapat peningkatan rata-rata 89 persen untuk merk yang menempatkan logo mereka di sebelah kiri.